Dear Neptunus,
Aku mencintainya
di depannya aku menjadi diriku sendiri
seperti airmu yang selalu membawa pesanku
Dia pun begitu
membuatku hanyut oleh sorot matanya
membuatku lupa oleh kesedihan
rasanya sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya
bahkan untuk sekedar bilang rindu atau butuh
Banyak yang nggak ngerti
lalu terluka dan saling menyalahkan
karena itu aku takut berbicara tentang hati
maka kutuliskan saja
lalu kusimpan dan kukirimkan
ke...entah kemana
-Kugy-
Salah satu puisi kugy yang dikirim buat neptunus, gara-gara tagline puisi itu yang sering muncul di iklan tv, bawaannya udah pengen buru-buru nonton. Hari pertama film itu diputar udah langsung mau ke bioskop pokoknya, dan gak kebayang kalau nanti pas udah sampai di bioskop antrian tiketnya panjang banget. Syukur lah, waktu itu perjuangan buat nonton filmnya lancar-lancar aja, gak ada hambatan sampai akhirnya tiket premiere Perahu Kertas sampai di tangan. Kemarin nontonnya bareng bunda, untung bunda juga addict sama perahu kertas (alasan utamanya lebih ke penulisnya sih, Dee Lestari) jadi gak perlu repot nyari teman nonton yang udah ngerti cerita Perahu Kertas karena udah baca novel, sebelumnya.
during watching that movie,
i love the part when they love each other but prefer to hide their feelings and try to make a good relationship without expressing theirs. it just make me realize that loving someone doesn't mean that you have to make him/her stay beside you right now. sometimes you have to let it go, and other things will comes to the right place.
Selain suka sama novel dan filmnya (yang entah kapan tayang part-2nya), sekarang ini ngeposting gara-gara lagi jatuh cinta sama original soundtrack-nya yang dinyanyiin langsung sama Maudy Ayunda (pemeran, Kugy). Gak tau kenapa, akhir-akhir ini kalau dengar lagu-lagu itu perasaannya jadi melow banget -__- haha tapi bukan karena itu kok, lagunya memang bagus. Ada dua lagu yang recommended buat di dengar, yaitu "perahu kertas" sama "tahu diri".
perahu kertasku kan melaju
membawa surat cinta bagimu
kata-kata yang sedikit gila
tapi ini adanya
perahu kertas mengingatkanku
betapa bahagia hidup ini
mencari-cari tambatan hati
kau sahabatku sendiri
hidupkan lagi mimpi-mimpi
cinta-cinta (cita-cita)
yang lama kupendam sendiri
berdua kubisa percaya
ku bahagia
kau telah terlahir di dunia
dan kau ada
di antara milyaran manusia
dan kubisa dengan radarku
menemukanmu
tiada lagi yang mampu berdiri
halangi rasaku cintaku padamu
hy,
selamat bertemu lagi
aku sudah lama menghindarimu
sialkulah kau ada di sini
sungguh tak mudah bagiku
rasanya tak ingin bernafas lagi
tegak berdiri di depanmu kini
sakitnya menusuki jantung ini
melawan cinta yang ada di hati
dan upayaku tahu diri
tak slamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah, menghilang sajalah lagi
bye,
selamat berpisah lagi
meski masih ingin memandangimu
lebih baik kau tiada disini
sungguh tak mudah bagiku
menghentikan sgala khayalan gila
jika kau ada dan ku cuma bisa
meradang menjadi yang di sisimu
membenci nasibku yang tak berubah
berkali-kali kau berkata
kau cinta tapi tak bisa
berkali-kali ku tlah berjanji
menyerah
pergilah
menghilang sajalah lagi
pergilah
menghilang sajalah lagi
No comments:
Post a Comment